Saya tidak memfavoritkan warna lain selain hitam dan biru tua. Tapi untuk hari menakjubkan dalam hidup Saya, warna peach akan menemani. Saya memilih warna ini karena menyimbolkan kehangatan dan Saya ingin membagikannya pada hari itu. Ternyata tidak mudah menterjemahkan warna peach ini saat memilih bahan kebaya, memilih souvenir, undangan, gorden, hingga saat mencari bunga dekor. Bukan salem, bukan jingga. Ada di tengahnya.
Dan di tengah selalu hangat.
Semoga Tuhan terus memberikan kehangatan dalam setiap hari Saya kelak, seperti hangatnya kebersamaan yang kami (baca : Saya dan dia) rasakan dalam setiap detik petualangan.
"Saya jatuh ke dalam cinta dan tinggal di dalamnya”
Pertemuan kami terjadi di bangku kuliah, tahun 2008. Tresno jalaran seko kulino. Kebersamaan kami waktu itu akhirnya menimbulkan kenyamanan dan debar cinta anak muda.
21 November 2008.
Enam tahun yang menyenangkan. Menyelesaikan kuliah, berbagi ide, mencoba tempat makan baru, berteman dan bekerja. Menularkan sifat dan hobi. Proses yang luar biasa untuk saling memahami. Tidak selalu berjalan mulus tapi selalu kami atasi bersama. Tawa dan kesedihan terlewati.
Enam tahun penuh syukur untuk akhirnya kami siap melangkah ke jenjang yang lebih mendebarkan.
“Kita tulis cerita yang tak akan kita lupa, bersama di bawah langit senja”
Saat ini, ijinkan kami menutup cerita di masa lalu dan memulai lembaran baru dengan doa, harapan dan cinta.
Terimakasih atas dukungan dan kasih sayang luar biasa yang kami rasakan. Semoga bahagia menyertai kita semua.