Untuk laki - laki yang mengaku menerima aku lebih dari diriku sendiri.
Entah bagaimana bisa aku merasa seperti sendirian. Sendirian berjuang, sendirian mengorbankan banyak hal, sendirian tertawa, dan sendirian menangis. Atau entah bagaimana aku merasa cukup lelah, meski kamu ada di setiap hariku. Hingga akhirnya aku terlalu banyak kembali ke masa lalu. Dimana aku sendirian dan tetap merasa bahagia. Tak ada bagian yang hilang kala itu. Hingga aku membandingkan banyak hal.
Aku jatuh. Banyak perkara terjadi yang tak lagi sanggup aku tangisi. Begitu rindunya aku akan bayi kecil yang akan meramaikan hidupku. Terlalu banyak angan yang tertahan untuk entah kapan akan terwujud. Aku terlalu lemah untuk mengakui bahwa aku hilang.
Pagi ini aku bertanya, tentang bagaimana kamu begitu tenang menjalani hidup hingga aku terlarut bersama ketenanganmu yang terkadang aku teriakkan dengan "kamu enggak peka".
Ataukah itu yang dinamakan ikhlas? Atau kamu dipaksa tenang untuk membuat aku kelak akan mampu melewati segala perkara?
Karena aku begitu kehabisan kata untuk mengeluh dan menjelaskan bagaimana aku mencintai kamu dan berharap kamu mencintai aku dengan jauh lebih baik (dan manis).
Entah bagaimana bisa aku merasa seperti sendirian. Sendirian berjuang, sendirian mengorbankan banyak hal, sendirian tertawa, dan sendirian menangis. Atau entah bagaimana aku merasa cukup lelah, meski kamu ada di setiap hariku. Hingga akhirnya aku terlalu banyak kembali ke masa lalu. Dimana aku sendirian dan tetap merasa bahagia. Tak ada bagian yang hilang kala itu. Hingga aku membandingkan banyak hal.
Aku jatuh. Banyak perkara terjadi yang tak lagi sanggup aku tangisi. Begitu rindunya aku akan bayi kecil yang akan meramaikan hidupku. Terlalu banyak angan yang tertahan untuk entah kapan akan terwujud. Aku terlalu lemah untuk mengakui bahwa aku hilang.
Pagi ini aku bertanya, tentang bagaimana kamu begitu tenang menjalani hidup hingga aku terlarut bersama ketenanganmu yang terkadang aku teriakkan dengan "kamu enggak peka".
Ataukah itu yang dinamakan ikhlas? Atau kamu dipaksa tenang untuk membuat aku kelak akan mampu melewati segala perkara?
Karena aku begitu kehabisan kata untuk mengeluh dan menjelaskan bagaimana aku mencintai kamu dan berharap kamu mencintai aku dengan jauh lebih baik (dan manis).