Mendebarkan menanti hari yang baik untuk mengakhiri masa lajang. Rumah mulai sibuk. Tenda mulai dipasang. Gending jawa berbunyi mengiringi.
Seharian tadi Saya diam di kamar, menikmati hari cuti pertama. Merasakan campur aduknya rasa. Tidak terbayang sebelumnya akan tiba di masa ini. Menikah.
Tumbuh menjadi gadis yang tangguh berkat didikan mamah papah membuat Saya haru tak terkira di dalam hati. Seketika rindu masa bermain dan teman-teman. Kehidupan Saya cukup seru. Penuh manusia yang menyenangkan dan mengajarkan Saya banyak hal. Saya ketakutan akan kehilangan kehidupan Saya yang menyenangkan ini setelah tidak lagi lajang. Entah ini kekhawatiran yang wajar atau Saya yang berlebihan.
Lantas teringat dukungan dan doa yang mengalir, hingga malam ini Saya memilih kembali menulis untuk berbagi rasa. Semoga Tuhan memberkati Saya, dia dan kita semua :)
Seharian tadi Saya diam di kamar, menikmati hari cuti pertama. Merasakan campur aduknya rasa. Tidak terbayang sebelumnya akan tiba di masa ini. Menikah.
Tumbuh menjadi gadis yang tangguh berkat didikan mamah papah membuat Saya haru tak terkira di dalam hati. Seketika rindu masa bermain dan teman-teman. Kehidupan Saya cukup seru. Penuh manusia yang menyenangkan dan mengajarkan Saya banyak hal. Saya ketakutan akan kehilangan kehidupan Saya yang menyenangkan ini setelah tidak lagi lajang. Entah ini kekhawatiran yang wajar atau Saya yang berlebihan.
Lantas teringat dukungan dan doa yang mengalir, hingga malam ini Saya memilih kembali menulis untuk berbagi rasa. Semoga Tuhan memberkati Saya, dia dan kita semua :)