Minggu, 22 September 2013

(se)paham

Kurang lebih seminggu ini Vicky Prasetyo* naik daun gegara tata bahasanya yang susah dipahami manusia pada umumnya. Ini bukan rekayasa. Beberapa kali Saya melihat video Vicky, mulai dari yang tema Sazkia sampai tema pencalonan diri jadi lurah, tidak ada satupun kalimatnya yang Saya mengerti maksudnya. Semacam tidak ada korelasi antar kata. Nah! Saya terdemam Vicky!
Mau tidak mau, pertanyaan selanjutnya : Bagaimana bisa Sazkia atau wanita lain sejenis memahami setiap ucapan Vicky? Apa mereka pura-pura mengerti karena takut dianggap bodoh? Atau, kasarnya lagi nih, mereka pasrah bongkokan asalkan janji rumah 6M dan mobil mewah sudah dilontarkan?
Kalau mau sedikit menginstropeksi diri, sebenarnya di sekitar kita banyak Vicky dan Sazkia yang lain. Termasuk Saya. Terkadang Saya susah memahami maksud orang lain dan sebaliknya. Bahkan dengan orang terdekat sekalipun.
Memahami memang bukan perkara yang mudah. Tapi belajar untuk memahami akan menjadikan hidup terasa lebih indah. Misalnya nih, kalo pacar lagi capek, coba jangan ngambeg cantik cuma karena enggak jadi pergi makan berdua. Mendingan masuk dapur, goreng telur mata sapi, tata di tempat makan, terus berangkat ke rumah pacar. Ditambah satu senyuman manis. Proses seperti ini menjadikan hidup jauh lebih mudah dipahami.
Sebelum menuntut orang lain untuk paham maksud hati, ada baiknya belajar memahami terlebih dulu :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar