Terimakasih untuk hujan yang turun penuh sehari ini. Sejuknya mentrentramkan hati yang pilu. Deras yang menyembunyikan jerit hati.
Jogja yang seperti ini sudah Saya nantikan cukup lama di tengah kemarau berkepanjangan. Di antara pembangunan Jogja yang tak berkesudahan. Bangunan bertingkat yang kelak hanya akan mati tak berfungsi. Dalam kegelisahan yang tak berujung. Tentang hidup dan kehidupan.
Hujan mengantarkan Saya pada tidur yang lelap. Mengaburkan angan dan impian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar