Sementara yang lain meneruskan ke pasca sarjana,
Saya
asyik bekerja kantoran.
Sementara yang lain memasak untuk pasangannya,
Saya asyik shopping beli ini itu.
Sementara yang lain belajar jadi ibu,
Saya masih asyik menemani cibung bertumbuh.
Saya terlambat di segala bidang kehidupan. Tapi Saya bersyukur, terlebih untuk bagian terakhir. Saya menikmati betul mendampingi papah mamah (bersama kakak Saya) dalam membesarkan cibung. Hingga tiba di tahap yang ini.
Tahap yang mau tidak mau, suka tidak suka, Saya melihat dia
menjadi mahasiswa. Jelas akan semakin banyak waktunya yang terbuang
untuk bersama Saya, sekedar cerita dan tertawa.
Sudah hari ketiga ospek dan rasanya terlalu haru di setiap
paginya melihat cibung masuk gerbang kampusnya. Sudah 17 tahun. Sudah
kuliah. Sudah.
Ach!
Jangan cepat tua, nak, mbak tis masih pengen nguyel-uyel
kamu. Jangan penuh kekhawatiran karena Tuhan menjamin hidupmu. Selamat
menikmati jenjang yang baru. Tetaplah polos, jujur dan bahagia. Tuhan
memberkati kamu.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar