Senin, 04 September 2017

surabaya.vacation.

Perjalanan kami kali ini untuk Surabaya.


2 September 2017
Kami memilih menggunakan Kereta Api untuk menuju Surabaya kali ini. Tiket Sancaka Pagi kami beli melalui portal online untuk mendapatkan harga terbaik (hihihi,, kayak iklan). Kereta berangkat dari Stasiun Tugu tepat pukul 06.45 WIB dan tiba di Stasiun Gubeng pukul 11.37 WIB. 





Mengandalkan Google Maps seperti perjalanan - perjalanan sebelumnya. Jarak dari stasiun ke penginapan di jalan Kalimantan hanya kurang lebih 10 menit. Sepuluh menit jarak yang tidak terlalu jauh untuk ditempuh dengan berjalan kaki, jadilah kami berjalan kaki menuju ke penginapan. De Puri Boutique Hotel. Pemilihan penginapan melalui booking.com dengan mempertimbangan jarak untuk menuju Santika Premiere dimana kami akan menghadiri acara di sana. Dua malam menginap dengan biaya Rp 590.000 untuk kamar standar. Fasilitas di De Puri cukup untuk sekedar melepas lelah dan tidur. Ada ac, tv, air panas, dan wi fi.



Di depan penginapan ada beberapa warung makan pinggir jalan. Lumayan untuk makan siang dengan sisa tenaga yang ada. Nasi sop + telor Rp 10.000 per porsi dan es teh Rp 2.000 per gelas. 


Malam harinya, kami menuju Aiola Eatery. Tempat makan dengan konsep food court yang berada di jalan Slamet, Ketabang. Kami memilih GoCar sebagai alat transportasi selama di Surabaya kali ini. Jarak tempuh dari penginapan menuju Aiola Eatery kurang lebih 10 menit.
Kami memesan satu waffle dan satu nasi cumi. Kisaran harga di sini Rp 15.000 - 20.000 per porsi.




Tidak jauh dari Aiola Eatery ada satu pusat perbelanjaan, Grand City. Hanya berjarak dua blok saja. Kami berjalan kaki menuju Grand City. Sama seperti pusat perbelanjaan menengah atas lainnya, hanya saja, di Grand City ada satu toko mainan yang menarik perhatian kami untuk berkunjung ke sana. Dari Grand City kami menuju Taman Bungkul. Jarak tempuhnya kurang lebih 10 menit, biaya GoCar Rp 12.000. 
Surabaya punya banyak taman untuk tempat warga Surabaya berkumpul. Kami memilih Taman Bungkul karena merupakan salah satu taman yang katanya ramai dikunjungi. Memang ramai. Banyak anak bermain sepatu roda, sepeda, hingga perosotan di skate park. Ada juga warung pedagang kaki lima di sini.

Perjalanan kami hari ini berakhir di Taman Bungkul.




3 September 2017
Pagi ini kami beribadah di Gereja Kelahiran Santa Perawan Maria. Misa pukul 10.00 WIB. Gereja ini merupakan gereja tua di Surabaya, kami memilih beribadah di sini karena bangunannya membuat kami jatuh hati. Jarak tempuh dari penginapan kurang lebih 20 menit, menggunakan GoCar Rp 20.000.







Di depan gereja ada beberapa pedagang kaki lima. Masakan Manado, Soto Lamongan, Bakso, dan Es Campur. Kami milih bakso. Semacam bakwan kawi rasanya. Harga satu porsi Rp 15.000 dengan es jeruk Rp 5.000 per gelas. 



Kami kembali ke penginapan menggunakan GoCar, kali ini armadanya Blue Bird, dengan tarif sama seperti di aplikasi Gojek.
Siang ini cuma berdiam di penginapan untuk persiapan menghadiri acara di Santika Premiere sorenya. 

4 September 2017
Hari terakhir berada di Surabaya. Sepagian kami habiskan di penginapan. Bangun siang, sarapan, tidur lagi sampai jam check out.

Makan siang di Depot Bu Rudy. Menu andalan di sini adalah nasi udang empal, meskipun ada juga menu lain seperti nasi pecel, nasi sop, dan lain sebagainya. Istimewanya terletak pada sambalnya yang tersedia di setiap meja. Bisa ambil sepuasnya. Harga satu porsi berkisar Rp 22.000 - 30.000 untuk makanan dan Rp 5.000 - 10.000 untuk minuman. Area makan berada di bagian belakang depot, sedangkan bagian depan berisi oleh - oleh khas Surabaya seperti : sambal bawang bu Rudy dalam kemasan, krupuk, almond crispy dengan kisaran harga 25.000 - 50.000.





Menunggu jam pulang ke Jogja, kami memilih menghabiskan waktu di Tunjungan Plaza. Jarak tempuh dari Depot Bu Rudy di jalan Dharmahusada menuju Tunjungan Plaza kurang lebih 10 menit menggunakan GoCar.



Tunjungan Plaza saat ini ada sampai 5 : TP 1, TP 2, TP 3, TP 4, dan TP 5 Sogo. Berkeliling Tunjungan Plaza rasanya tak hanya cukup 1 atau 2 jam karena area yang begitu luas dan memiliki 4 lantai untuk dinikmati. Bagi pengguna transpotasi online lebih baik turun dan naik di TP 2 atau TP 5 Sogo, begitu saran dari bapak GoCar yang tadi kami tumpangi. Lebih mudah untuk supir transportasi online.

Perjalanan kami di Surabaya berakhir sore ini. Sancaka 17.25 WIB mengantar kami kembali ke Jogja. Terima kasih, Surabaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar